Blitar – Dari 47 lembaga SMA/SMK di Kabupaten Blitar/ hanya 2 lembaga SMK yang menyatakan siap untuk mengikuti Ujian Nasional Online. Demikian diungkapkan Kasi Pengendali Mutu Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Moh. Munir. Menurutnya, terkait dengan pencanangan program Ujian Nasional Online, Pihak Dinas Pendidikan sudah mengumpulkan Semua Kepala Sekolah dari Lembaga SMA/SMK se Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan untuk penawaran dan pendataan tentang kesiapan Ujian Nasional Online dari masing-masing lembaga. Dari 19 SMA dan 28 SMK di Kabupaten Blitar, diketahui Hanya 2 Lembaga SMK yang menyatakan siap mengikuti Ujian Nasional Online, yakni SMK Udanawu dan SMK PGRI Wlingi. Munir menambahkan, karena masih berupa penawaran, artinya Ujian Nasional ini belum wajib dilakukan oleh seluruh lembaga. Sementara itu mengenai kepastian pelaksanaan Ujian Nasional Online untuk Tahun 2015 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar masih menunggu kelanjutan dari Pemerintah pusat. Seperti diberitakan sebelumnya, syarat sekolah peserta UN atau Computer Based Test (CBT) sangat memberatkan sekolah. Dalam Surat Edaran (SE) Kemendikbud Nomor 0059/H4/TU2015 Tanggal 19 Januari disebutkan beberapa syarat bagi sekolah yang bisa menerapkan UN online. Beberapa syarat utama yang disebutkan dalam surat itu adalah/ sekolah penyelenggara UN online harus memiliki lab komputer. Piranti yang bisa digunakan adalah personal computer (PC), bukan laptop. Lalu komputer yang dimiliki minimal 1:3 dari jumlah siswa dan berbasis jaringan LAN (Local Area Network). (RIZ-Dishubkominfo).