Demikian diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dr.Yudha. Menururutnya Dinas Kesehatan kabupaten Blitar telah melakukan penanganan cepat dan sesuai dasar hukum, pengendalian dan penanggulangan Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) Anthrax. Sejumlah tindakan untuk mengatasi adanya penyakit itu telah dilakukan mulai dari pengobatan, isolasi hewan, vaksinasi, desinfeksi hingga pengawasan lalu lintas ternak. Hingga Plesterisasi lokasi bekas penguburan ternak yang mati. Yudha mengaku, per 13 januari 2015 kemarin, plesterisasi sudah selesai dilakukan. Hal ini menjawab pertanyaan masyarakat yang resah dengan kematian sapi yang mati mendadak karena postif anthrax. Sementara itu,masih menurut yudha. Untuk saat ini masih belum ada kasus yang menyerupai anthrax. Pihak Dinas Kesehatan sudah mengendalikan virus anthrax dengan berbagai vaksinasi, agar tidak menyebar ke ternak sapi lainnya.(RIZ-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter