Blitar – 90 persen lebih lembaga SMA/SMK di Kabupaten Blitar terganjal oleh sarana, untuk melakukan Ujian Nasional Online. Demikian diungkapkan Kasi Pengendali Mutu Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Moh. Munir. Menurutnya, Hampir semua lembaga SMA/SMK 90 persen lebih terkendala oleh sarana. Dimana syarat utama sekolah penyelenggara UN online harus memiliki lab komputer. Piranti yang bisa digunakan adalah personal computer, bukan laptop. Lalu komputer yang dimiliki minimal 1:3 dari jumlah siswa dan berbasis jaringan. Selain permasalah komputer, kualifikasi hardware dan software komputer juga banyak yang tidak layak. Masalah lain yang berpotensi muncul adalah jaringan internet, sehingga membutuhkan bandwitdh berkapasitas tertentu. Hal ini bertujuan agar siswa tidak ada kendala teknis saat ujian. Ia menambahkan, karena masih baru pihaknya masih belum membuat program untuk pengadaan tiap sekolah, khususnya untuk ujian online. (RIZ-Dishubkominfo).
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter