Blitar – Antisipasi kekurangan air bersih Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kabupaten Blitar melalukan monitoring di wilayah rawan kekeringan. Demikian disampaikan oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Blitar,Heru Irawan. Menurutnya, pihak BPBD sudah melakukan monitoring ke beberapa daerah yang ditetapkan rawan bencana kekeringan. Hal ini dilakukan untuk antisipasi mananakala ada Daerah yang membutuhkan air bersih. Heru mengatakan ada 18 Desa yang sudah dilakukan survey, mulai dari Kecamatan Wates, Panggungrejo, Wonotirto, Bakung dan Binangun. Dari hasil monitoring itu, untuk saat ini kebutuhan air untuk kebutuhan konsumsi masyarakat masih aman. Menurut Heru, apabila beberapa wilayah rawan kekeringan tersebut benar-benar membutuhkan pasokan air bersih, maka setelah dilakukan survey, wilayah tersebut mengirimkan surat permintaan pengajuan air bersih kepada Bupati. Namun hingga saat ini, masih belum ada satu pun Desa di Kabupaten Blitar yang rawan kekeringan, yang meminta pengajuan air bersih.(RIZ-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter
- Pemerintah Kabupaten Blitar Lakukan Pendistribusian Truk Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
- Pemkab Blitar dan Forkopimda Gelar Apel Persiapan Patroli Skala Besar Malam Takbir