Blitar – Perkembangan teknologi informasi yang lekat dengan arus globalisasi masuk dengan mudah di kalangan masyarakat terutama anak muda. Sehingga kondisi ini memerlukan peran aktif semua lapisan masyarakat untuk membantu mengatasi dan mencegah agar mereka tidak terjebak pada kegiatan-kegiatan maksiat. Oleh karena itu peran orangtua, tokoh masyarakat dan tokoh agama diharapkan dapat menyatu bersama-sama pemerintah dalam mencegah generasi muda agar tidak terjerumus pada kegiatan maksiat. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Blitar, H.Herry Noegroho dalam sambutannya pada acara Blitar Bersholawat, Rabu (19/8) di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro.
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menegaskan bahwa budaya maksiat yang mulai merajalela harus segera diatasi bersama sebelum kemaksiatan tersebut semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, petuah Habib Ja’far, “Berkat Sholawat, Maksiat Minggat ”. sangat tepat. Dengan membudayakan sholawat, budaya-budaya yang menjurus kemaksiatan akan tersingkir dengan sendirinya. Untuk itu, Bupati meminta kepada masyarakat agar tetap konsisten dan istiqomah dalam berdakwah mensyiarkan ajaran-ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Ditegaskan pula, Hadrah Sholawat mampu menggetarkan hati sanubari setiap insan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan semakin mencintai Nabi Muhammad SAW. Bupati Blitar optimis, jama’ah rotib dan sholawat akan membawa masyarakat Blitar menjadi lebih baik dan religius, selaras dengan visi-misi Bupati/Wakil Blitar, yakni “Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera, Religius dan Berkeadilan”. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Blitar sangat mendukung dan merekomendasikan kegiatan sholawat agar diadakan di semua wilayah Kabupaten Blitar. Selain itu, Bupati Blitar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan , mengembangkan sillaturahmi serta semangat gotong royong.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial, Nursihab menjelaskan, kegiatan Blitar Bersholawat yang dihadiri sekitar 5000 jamaah dari berbagai kalangan termasuk para santri dari Pondok Pesantren tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT RI ke-70 dan Hari Jadi Blitar ke-691. Juga sudah menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Blitar. Penceramah dalam Blitar Bersholawat yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut diantaranya; Habib Ja’far bin Utsman al Jufry, Habib Zein Ba’abud, Habib Ali Tamam Al Jufri, dan Ali Anis Al Maulachela.(Humas)