Blitar – Kekeringan yang melanda sejumlah Daerah termasuk Kabupaten Blitar, kurang lebih sejak lima bulan terakhir, mengakibatkan warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, untuk kebutuhan mereka seperti minum, memasak, dan mencuci. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Blitar, Mustofa mengatakan BPBD mengirimkan 24 ribu liter air perhari. Pihaknya mengirimkan atau droping air bersih bagi Desa yang sudah mengajukan ke BPBD. Mekanisme untuk pengiriman air bersih, yakni laporan dari warga atau Kepala Desa ke Bupati Blitar dengan tembusan ke BPBD. Setelah mendapatkan laporan, BPBD akan mensurvei lokasi yang dilaporkan oleh warga atau Kepala Desa. Untuk itu, pihaknya meminta pada warga apabila Daerahnya mengalami kekeringan untuk melaporkan ke BPBD Kabupaten Blitar. Saat ini data kekeringan yang sudah masuk ke BPBD yakni 12 Desa di 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Wonotirto, Kecamatan Wates, dan Kecamatan Panggungrejo. Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan anggaran 200 juta untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang mengalami kekeringan. Pemerintah Kabupaten Blitar juga menyediakan dana tanggap darurat bila dana 200 juta rupiah masih kurang. (RIZ-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter
- Pemerintah Kabupaten Blitar Lakukan Pendistribusian Truk Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
- Pemkab Blitar dan Forkopimda Gelar Apel Persiapan Patroli Skala Besar Malam Takbir