Blitar – Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Blitar Mashudi mengatakan, bahwa Kabupaten Blitar tepatnya di Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, memang pernah terjadi kasus sapi yang positif terjangkit virus anthrax. Mashudi menjelaskan, dalam penanganan kasus itu, Dinas Peternakan telah melakukan antisipasi sesuai dengan Standart Operational Prosedure (SOP) salah satunya melakukan vaksinasi dengan metode pemetaan wilayah menjadi 2 ring, ring 1 dengan radius 1 kilometer telah selesai dilakukan, sedangkan ring 2 dengan radius 10 kilometer, telah selesai dilakukan. Menurut Mashudi, sekalipun sudah tidak ditemukan kasus itu, namun pihaknya akan terus melakukan pemantauan, utamanya dikawasan terjangkit anthrax. Perlu diketahui, sebelumnya pernah ditemukan kasus sapi positif terjangkit virus anthrax di Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, pada Desember 2014 lalu, namun Mashudi menambahkan, kasus itu kini sudah selesai dan tidak ditemukan lagi sapi yang positif terjangkit virus anthrax. (RIZ-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter
- Pemerintah Kabupaten Blitar Lakukan Pendistribusian Truk Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
- Pemkab Blitar dan Forkopimda Gelar Apel Persiapan Patroli Skala Besar Malam Takbir