Blitar-Sejak (6) enam bulan terakhir, harga daging di Pasar Wlingi dan Srengat bertahan dengan harga seratus sepuluh ribu rupiah per kilogram. Salah satu Pedagang pasar Srengat, Imam Syafii menerangkan kenaikan ini akibat banyaknya permintaan daging untuk kebutuhan hajatan, karena masyarakat Kabupaten Blitar ramai menggelar hajatan sebelum bulan Puasa. Adapun faktor lain, seperti harga sapi Dalam Negeri yang melambung tinggi. Meski mahal, warga lebih suka mengkonsumsi daging lokal dibanding daging impor, karena selain tidak segar daging impor seperti berair jadi tidak diminati. Sebelumnya harga daging sapi di pasaran hanya berkisar (Rp.90.000) sembilan puluh hingga seratus ribu rupiah perkilogram, namun dengan naik nya harga sapi juga merubah harga daging sapi dipasaran. Saat ini, harga sudah tergolong tinggi, untuk kategori penjualan di hari-hari biasa. Imam syafii menambahkan nantinya harga daging sapi akan kembali merangkak naik jelang Puasa dan Hari Raya Idul Fitri bisa mencapai (Rp.120.000)seratus dua puluh ribu hingga (Rp.125.000) seratus dua puluh lima ribu rupiah perkilogram. ( RIZ-Dishubkominfo )
Info Terbaru
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter
- Pemerintah Kabupaten Blitar Lakukan Pendistribusian Truk Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
- Pemkab Blitar dan Forkopimda Gelar Apel Persiapan Patroli Skala Besar Malam Takbir