Blitar – Satu diantara misi Bupati Blitar dan Wakil Bupati Blitar 2016-2021 yakni meningkatkan keberdayaan masyarakat dan usaha ekonomi masyarakat yang  memiliki daya saing melalui peningkatan ketrampilan dan keahlian, pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis Koperasi dan UMKM, ekonomi kreatif, jiwa kewirausahaan, potensi lokal daerah dan penguatan sektor pariwisata serta pemanfaatan sumber daya alam dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mewujudkan misi tersebut. Antara lain dengan upaya menggarap desa wisata secara maksimal. Mengingat potensi desa di kabupaten dengan sebutan Seribu Candi ini berbeda-beda dan mempunyai ciri khas masing-masing. Terkait hal itu, untuk memantapkan desa wisata, Selasa 24 Mei 2016 di Kampung Coklat dikukuhkan kepengurusan Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) oleh Ketua ASIDEWI Jatim, Andi Yuwono S.Sos, M.Sc.

Bupati Blitar, H.Rijanto dalam sambutannya mengungkapkan, sangat bangga dengan pengukuhan ASIDEWI Kabupaten Blitar periode 2016-2021. Menurutnya, ASIDEWI harus terus didorong dalam pengelolaan desa wisata. Jika desa wisata ini tergarap maksimal, tentu kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Ini selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Blitar,” Menuju Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing,”.  Bupati Blitar menekankan, agar Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar membuat edaran terkait lokasi wisata yang ada di kabupaten ini. Supaya anak didik mengetahui lokasi wisata di Kabupaten Blitar. Artinya sebelum mereka mengetahui bahkan mendatangi lokasi di luar kabupaten ini, harus tahu sekaligus mengunjungi terlebih dahulu lokasi yang ada didaerahnya sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga menyampaikan, pada tanggal 28-30 Mei 2016 akan digelar peringatan HALUN Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 sekaligus Festival Agropolitan. Dalam festival ini akan digelar makan lempok dan pecel memecahkan rekor MURI. Berikutnya, akan diadakan pawai agropolitan. Kegiatan promosi pariwisata lainnya yakni pada 29-30 Juli 2016, digelar Pawai Budaya Jawa Timur (Jatim Specta Night Carnival) yang diikuti seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur.  Sedangkan pada bulan Oktober, Kabupaten Blitar siap menjadi tuan rumah Perkemahan Tingkat Nasional (Pertinas) V Saka Bakti Husada Tahun 2016 yang akan digelar pada 17  sampai 23 Oktober 2016 di Bumi Perkemahan Serut Kabupaten Blitar. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar tersebut menjelaskan, Bumi Perkemahan Serut dengan luas sekitar 25 hektare memang sangat potensial digunakan sebagai lokasi perkemahan.        Rencananya, kegiatan yang akan berlangsung selama tujuh hari tersebut akan diikuti oleh sekitar 2500 peserta dari seluruh Indonesia, 11 negara ASEAN , dan dari Amerika Serikat serta Canada. Dalam kegiatan Pertinas V Saka Bakti Husada tersebut juga akan digelar pasar rakyat. Ini bertujuan untuk mengakomodir masyarakat yang ingin berjualan di sekitar lokasi serta sebagai sarana untuk mempromosikan produk unggulan Kabupaten Blitar. Untuk itu, Bupati Blitar berharap, dukungan semua pihak dengan penuh kekompakan dan kebersamaan.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Santoto. Pengembangan pariwisata di Kabupaten Blitar harus mendapat dukungan dari banyak pihak. Tiga pilar, Eksekutif, legislatif dan masyarakat harus bersatu padu mewujudkan ini. DPRD menunggu supaya pengembnagan wisata ini berjalan lebih cepat, agar kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar juga cepat meningkat. Wakil Rakyat dari PDI Perjuangan ini berharap, momentum ini tidak saja sampai disini. Pemerintah Kabupaten Blitar segera menerbitkan rekomendasi untuk memajukan desa wisata. Dan DPRD Kabupaten Blitar siap bekerjasama.

Ditempat yang sama, Ketua ASIDEWI Indonesia, Andi Yuwono, S.Sos, M.Sc dalam sambutannya mengatakan, ASIDEWI dibentuk sebagai komitmen bersama untuk memajukan desa wisata. Dengan Desa Wisata diharapkan desa akan menjadi sebuah desa yang mandiri secara ekonomi, berdaulat secara politik dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Ini sesuai dengan nasehat pendiri bangsa yaitu Bung Karno. Presiden RI pertama ini menegaskan bangsa ini harus Berdaulat dalam Politik, bekepribadian dalam kebudayaan dan berdikari dalam ekonomi.  Memaksimalkan desa wisata  juga dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan motto ASIDEWI, “ Dari Spirit Kearifan Lokal Menuju Desa Wisata Hebat, Bangsa Bermartabat,” Andi Yuwono optimis Indonesia khususnya Kabupaten Blitar mampu menjawab tantangan MEA. Dengan adanya desa wisata yang mulai tumbuh dari Tahun 2009 sampai sekarang, desa wisata sudah emnajdi ikon harus tumbuh dan berkembang. Dengan dikukuhnya pengurus ASIDEWI diharapkan sebagai kebangkitan pariwisata  di Bhumi Laya Ika Tantra Adi Raja (Blitar). Dengan tumpah darahnya sang raja-raja besar,  harapannya, Kabupaten Blitar bisa menjadi barometer pariwisata di republik ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyematkan pin kepada pengurus ASIDEWI periode 2016-2021. Sesuai SK  ASIDEWI Jawa Timur Nomor 011/TAP/ASIDEWI/V/2016, tanggal 20 Mei 2016, Ketua Umum ASIDEWI Kabupaten Blitar yaitu Dwi Handoko yang juga Kepala Desa Serang. (Humas)