BlitarBupati Blitar, H. Rijanto menghimbau kepada  Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk memberikan parcel lebaran kepada mitra kerja, masyarakat maupun sebagai hidangan ramadhan di rumah dengan menggunakan produk UKM Kabupaten Blitar. Ini dalam rangka pemberdayaan UKM di Kabupaten Blitar, mengingat produk UKM memiliki rasa, kualitas dan harga yang bersaing dengan produk-produk pabrikan. Himbauan ini disampikan melalui Surat Sekretaris Daerah Nomor : 518/178/409.110/2016 tanggal 23 Juni 2016 perihal Bela Beli Produk Blitar.

Surat himbauan ini sebagai tindak lanjut Ikrar Bela Beli Produk Blitar yang telah dicanangkan oleh Bupati Blitar 28 Mei 2016 lalu, di Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar (Kanigoro) yang notabene merupakan hasil rapat pada tanggal 23 Juni 2016 di Bappeda Kabupaten Blitar.  Daftar produk-produk UKM tersebut antara lain, kripik tape madu merk Haya bisa didapatkan di Dusun Ngade Desa Gogodeso, kripik pisang rasa manis jeruk, durian, madu dan original juga di desa Gogodeso, kripik pisang coklat dengan merk yang sama juga bisa didaptkan di Desa Gogodeso, jipang ketan merk Sinar Abadi bisa didapatkan di Desa Jeblog, kedele goreng juga di Desa Jeblog. Selain itu di desa ini juga menyediakan aneka  cookies merk orchid cookies seprti, keju larut, coklat larut, kastengel, dan choco cookies. Di Kelurahan Tangkil menyediakan madu lebah militan. Sementara di Desa Rejowinangun menyediakan jenang ketan istimewa dan madu mongso kelapasari.

Sekedar mengingatkan, Sabtu, 28 Mei 2016, Bupati Blitar yang didampingi Wakil Bupati Blitar melakukan launching Bela Beli Produk Kabupaten Blitar. Launching ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf. Launching yang diwarnai Ikrar Bela Beli Produk Blitar tersebut bersamaan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 yang dirangkai dengan Blitar Agro Festival. Pada kegiatan tersebut, untuk kesekian kalinya, Kabupaten Blitar memecahkan Rekor Museum Indonesia (MURI). Bahkan pada 28 Mei 2016, kabupaten dengan julukan Seribu Candi ini memecahkan dua rekor sekaligus, yakni sajian lempok belimbing dan nasi pecel dengan jumlah masing-masing 14.730 porsi. Juga pameran UMKM di Lingkungan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar. Tujuannya, mempromosikan produk dari Kabupaten Blitar.(Humas)