Blitar – 14 Kecamatan di Kabupaten Blitar telah ditetapkan sebagai Daerah Endemik Difteri oleh Dinas Kesehatan. Bahkan di Kecamatan Garum dan Wates tercatat sudah ada masing – masing 1 orang meninggal akibat penyakit yang memyerang tenggorokan ini. Parahnya lagi, korban di Kecamatan Wates merupakan anak usia 6 tahun yang sebelumnya diketahui tidak pernah ikut imunisasi apapun. Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Masalah Kesehatan Dr. Christine Indrawati menyebutkan, dampak pemberian imunisasi difteri sangat besar, terbukti dari 44 kasus sepanjang 4 bulan saja di awal tahun , setelah dilakukan imunisasi ORI, penambahan kasus Difteri hingga akhir September hanya bertambah 12 kasus saja. Dr. Christine mengaku kesadaran orang tua terhadap kematian anak akibat difteri di Kecamatan Wates sangat kurang karena setelah dilakukan investigasi ternyata korban sebelumnya tak pernah mendapat imunisasi apapun sejak masih kecil termasuk imunisasi Pentabio. Masih menurut Dr. Christine, hingga awal Oktober ini, ada kasus difteri di wilayah Sanankulon yang menjangkit warga berusia 32 tahun. (RIZ-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Forkopimda: Bahas Kesiapan Pilkades, Karhutla, hingga Ketertiban Umum
- Bupati Blitar Tinjau Infrastruktur, Lepas Tukik, dan Salurkan Berbagai Bantuan Sosial di Wates dan Binangun
- Festival Harlah ke-7 Sabilu Taubah, Bupati Blitar Dorong Semangat Kepedulian dan Pemberdayaan
- Lomba Parade Baris-Berbaris Kreasi Tingkat Pelajar se-Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Lakukan Upacara Adat Jamasan Kyai Pradah