Blitar – Bertempat di Bumi Perkemahan Serut kemarin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia meresmikan program pemberantasan sarang nyamuk melalui Program Gerakan Masyarakat Pramuka Pemantau Jentik atau GEMA PRAMANTIK yang dicanangkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek menjelaskan, di Daerah lain di Indonesi angka kematian akibat penyakit yang disebarkan oleh nyamuk baik DBD, Cikungunya dan penyakit lain masih cukup tinggi. Selain itu jika hanya menggunakan foging dan obat lain dirasa tidak optimal untuk memberantas sarang nyamuk. Ia menuturkan, Melalui Program Gerakan Masyarakat atau GEMA PRAMANTIK yang mulai di lakukan pada pelaksanaan Pertinas itu diharapkan akan mampu menekan tingginya angka kematian akibat gigitan nyamuk di Indonesia. Sementara itu Bupati Blitar Rijanto mengatakan, pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk yang hanya dilakukan secara represif tidak akan cukup untuk menekan penyebaran sarang nyamuk. Menurut Bupati, Program GEMA PRAMANTIK ini merupakan sebuah gebrakan untuk memberantas sarang nyamuk dengan biaya yang lebih ekonomis dan efisien ketimbang menggunakan obat abate maupun foging. Masih menurut Rijanto, program hasil kerjasama antara jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar ini juga merupakan salah satu pendidikan karakter yang justru harus dikembangkan. (RIZ-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter
- Pemerintah Kabupaten Blitar Lakukan Pendistribusian Truk Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
- Pemkab Blitar dan Forkopimda Gelar Apel Persiapan Patroli Skala Besar Malam Takbir