Blitar – Penelitian yang dilakukan oleh Central Connecticut State University menyebutkan, Indonesia sedang darurat literasi, karena negara ini belum membiasakan membaca sebagai kebutuhan atau budaya. Untuk memacu agar masyarakat gemar membaca, satu diantara upaya yang ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Blitar dengan menggelar lomba cerita bagi siswa SD/MI. Lomba ini digelar oleh Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Blitar, Rabu (30/11) di Gedung Serbaguna Kabupaten Blitar.

Dra. Indarti, MM, Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Blitar dalam laporannya menyampaikan, lomba cerita yang digelar sehari tersebut diikuti oleh siswa SD/MI perwakilan seluruh UPTD. Dinas Pendidikan se-Kabupaten Blitar. Lomba cerita yang merupakan agenda tahunan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa SD/MI. Dari membaca siswa dapat mengetahui isi dari bacaannya dan bisa menceritakanya kepada orang lain. Harapannya, lomba ini berlangsung lancar dan kedepan bisa menjadikan membaca sebagai budaya. Disampaikan pula, dewan juri Lomba Bercerita  untuk siswa SD/MI  Tahun 2016 ini yaitu, Indah Indari satu diantara Pengawas SMP di Kabupaten Blitar, Wahyudi Kepala Tata Usaha UPTD. Srengat dan Purwanto, S.Pd yang merupakan satu diantara Budayawan dari Kota Blitar.

Ditempat yang sama, Asisten Administrasi Umum, Drs. Miftachudin, MM, saat membacakan sambutan Bupati Blitar, H.Rijanto menegaskan, bercerita atau bertutur diakui atau tidak saat ini mulai luntur karena perkembangan jaman. Padahal dahulu bercerita menjadi tradisi. Cerita yang sering didengar tentang sejarah kejayaan masa lalu seperti kejayaan sebuah kerajaan, juga cerita yang bernilai historis. Cerita-ceerita tersebut dituturkan antar generasi. Diakui pula, budaya bertutur saat ini tidak lagi disampaikan secara obyektif namun subyektif. Ini karena banyak versi dari para narasumber cerita. Selain itu, sekarang ini informasi yang disampaikan juga banyak yang mengandung nilai kebencian sehingga merusak tatanan kehidupan. Untuk itu, agar informasi yang diterima lebih akurat, sekaligus menambah wawasan, perlu adanya upaya peningkatan gemar membaca sejak dini. Ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Blitar dalam melayani kebutuhan informasi  masyarakat, satu diantaranya melalui perpustakaan umum daerah. Perpustakaan daerah ini menyediakan puluhan ribu judul buku dengan berbagai macam kategori yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Kabupaten Blitar.

Sekedar mengingatkan, Venna Melinda, anggota Komisi X DPR RI dalam kunjungannya di Kabupaten Blitar pada kegiatan Safari  Gerakan Nasional Gemar Membaca di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kamis (1/9)  pernah menyerukan, agar masyarakat gemar membaca. Dengan membaca buku, mendalaminya, sejuta pengetahuan  akan didapat. Sastrawan Indonesia Pramoedya Ananta Toer pernah berujar, tidak mungkin  orang dapat mencintai negeri dan bangsanya kalau tidak mengenal kertas-kertas tentangnya, sejarahnya. Fakta yang terungkap, karena bukulah bangsa ini menyadari akan penjajahan. Harapannya, membaca sebagai kebiasaan dan rutinitas. Jika mau menjadi bangsa yang besar, membaca harus menjadi budaya rakyat Indonesia.(Humas)

Skip to content