Blitar-Bupati Blitar, H.Rijanto yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ir. Harpiyanto Nugroho, MM meninjau proyek pembangunan jalan di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar, Kamis (5/1). Dalam kunjungan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menegaskan agar desain pengecoran jalan harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan masyarakat, jangan sampai justru membahayakan mereka. Kedepan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan mengutamakan infrastruktur jalan yang menuju lokasi wisata. Harapannya, dengan terbangunnya akses jalan yang bagus ke lokasi wisata akan memperlancar arus transportasi dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Blitar.
Seperti diketahui, Bupati dan rombongan berangkat meninjau proyek pembangunan jalan dari pukul 07.30 WIB menuju Kecamatan Kademangan. Beberapa proyek yang ditinjau yakni pembangunan jalan hotmix di Kelurahan Kademangan, terus menuju ke Dusun Widodaren Desa Suruhwadang. Di desa tersebut ada pemeliharaan jalan yang notabene bantuan keuangan dari provinsi Jawa Timur . Biaya yang digunakan untuk pemeliharaan ini sebesar Rp.193.620.000 yang dilaksanakan 14 Nopember sampai dengan 18 Desember 2016. Bupati Blitar juga mengunjungi Desa Bendosari untuk melihat pengerjaan plengsengan jalan. Selain itu, meninjau pengerjaan proyek jalan di Tumpakoyot, Tumpak Kepuh, Sidomulyo, Bululawang, Pulerejo dan Sumberdadi Kecamatan Bakung. Kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Wates dan Kecamatan Kesamben.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa Balai Desa. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini memastikan pelayanan publik ditingkat bawah bisa dilayani dengan baik. Mengingat, pelayanan publik merupakan salah satu tanggung jawab dari instansi pemerintah, baik itu pemerintah pusat, daerah, maupun pemerintahan desa. Pelayanan publik sebagai bentuk kemudahan masyarakat dalam menggunakan hak dan kewajibannya. Untuk itu, pelayanan kepada publik atau masyarakat harus berkualitas. Jangan sampai balai desa kosong, tidak ada perangkat desa pada hari dan jam kerja.
Bupati Blitar juga berpesan, agar masyarakat menjaga jalan yang telah dibangun. Juga turut mengawasi kendaraan yang melintasi agar muatannya tidak melebihi tonase. Sehingga jalan tetap terawat. Selain itu Bupati Blitar mengingatkan, agar masyarakat juga ikut melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur. Jika terjadi manipulasi material bisa melaporkan ke dinas terkait. (Humas)