Blitar-Pemerintah Kabupaten Blitar pada 31 Desember 2016, berusia 186 tahun. Berbagai kemajuan, prestasi dan hasil kerja nyata dari jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar dipersembahkan untuk masyarakat kabupaten dengan julukan Kabupaten Seribu Candi ini yang tersebar di 22 kecamatan. Apa yang telah dicapai sekarang ini tidak lantas membuat berpuas diri, namun justru harus semakin ditingkatkan. Ini demi mewujudkan Visi Bupati/Wakil Bupati Blitar, Menuju Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing. Hal ini mengemuka dalam sambutan Bupati Blitar, H.Rijanto saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Blitar ke-186 di Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Sabtu (31/12).

            Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan bahwa, keberhasilan pembangunan dan prestasi yang diraih selama ini karena kerja keras, kerjasama yang kompak dari seluruh jajaran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar yang didukung oleh anggota Forpimda dan masyarakat. Juga dari para penggiat usaha yang ada di Kabupaten Blitar. Melalui Tema “Dengan Semangat Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Blitar ke-186 Tahun 2016, Kita Gelorakan Hurub Hambangun Praja Untuk Melaksanakan Revolusi Mental, Dalam Mewujudkan Masyarakat Yang Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing,” Bupati Blitar mengajak semua elemen masyarakat di Kabupaten Blitar terus bekerja keras, meningkatkan prestasi demi mewujudkan Visi Bupati/Wakil Blitar.

            Seperti diketahui, banyak prestasi yang diboyong oleh Pemerintah Kabupaten Blitar, baik regional maupun tingkat nasional selama Tahun 2016. Diantaranya, Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Untuk kesekian kalinya, Kabupaten Blitar mendapatkan penghargaan ini. Penghargaan APE sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam upaya memwujudkan kesetaraan dan keadilan gender melelui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG). Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Selain itu juga Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Penghargaan bergengsi tingkat nasional dibidang lalu lintas ini dari tahun ketahun juga diraih oleh Kabupaten Blitar. Juga Penghargaan Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID). PPID Kabupaten Blitar merupakan barometer PPID tingkat Provinsi Jawa Timur. Dan masih banyak prestasi lain yang telah diraih oleh Kabupaten Blitar pada Tahun 2016.

            Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga memberikan piagam penghargaan dan klaim otomatis dari PT.Taspen secara simbolis kepada sejumlah pejabat yang purna tugas, penghargaan berbagai lomba para Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Blitar ke-186, juga menandatangi prasasti peresmian Area Traffic Control System (ATCS) atau Pusat kendali komunikasi dan informasi lalu lintas dan angkutan jalan.

Berikut daftar penerima penghargaan secara simbolis antara lain; juara lomba percepatan perlunasan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan/Tingkat Desa Kelurahan dan penetapan jumlah hadiah Tahun Anggaran 2016 yakni; Klasifikasi A juara 1 Kelurahan Kalipang Kecamatan Sutojayan, Klasifikasi B juara 1 Desa Dayu Kecamatan Nglegok,  Klasifikasi C Juara 1 Desa Bagelenan Kecamatan Srengat, Klasifikasi D Desa Penataran Kecamatan Nglegok, Klasifikasi E Juara 1 Desa Maron Kecamatan Kademangan, Klasifikasi F Juara 1 Desa Balerejo Kecamatan Panggungrejo, Klasifikasi G Desa Kaulon Kecamatan Sutojayan, dan Klasifikasi H juara 1 Desa Kemirigede Kecamatan Kesamben. Untuk juara lomba percepatan Perlunasan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan tingkat Kecamatan dan penetapan jumlah hadiah Tahun 2016 yakni Klasifikasi A juara 1 Kecamatan Sutojayan, Klasifikasi B juara 1 Kecamatan Panggungrejo, Klasifikasi C juara 1 Kecamatan Bakung.

Sementara untuk Lunas PBB P2 Tahun 2016 Non Juara oleh Kecamatan Udanawu dan Kecamatan Doko. Selain itu secara simbolis Bupati Blitar juga mneyerahkan piagam penghargaan  bagi juara 1 Pisowanan yang diraih oleh Kecamatan Talun, penghargaan pemerhati wisata diberikan kepada Pokdarwis Cemoro Sewu Pangi, Pokdarwis Sumberasri dan Pokdarwis Dewo Mloko Kemloko. Untuk penghargaan pada budayawan dan sejarawan diberikan kepada Mbah Palil sebagai pelaku budaya Siraman Gong Kyai Pradah, Ibu Endah Ariani sebagai sejarawan. Bagi pemuda Pelopor, Bupati Blitar menyerahkannya kepada Andreas Prasetya sebagai pemuda pelopor bidang pendidikan, dan Wahyu Purnomo sebagai pemuda pelopor bidang inovasi dan teknologi. Sementara dibidang olahraga, penghargaan diberikan kepada SMAN 1 Sutojayan sebagai Juara 3 dagongan Tingkat Provinsi Jawa Timur. Dihadapan seluruh peserta upacara, Bupati Blitar juga memberikan  piagam penghargaan dan klaim otomatis dari PT.Taspen Kediri diantaranya kepada, Drs. Palal Ali Santoso, MM (Sekretaris Daerah), Supandi, SP (Unit Kerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Blitar), serta kepada Ulief Sumaryati (Unit Kerja Badan PP dan KB Kabupaten Blitar).

            Pada kesemapatan tersebut juga diacarakan penerimaan CSR dari Bank Jatim berupa kendaraan roda 3 kepada semua Kades/Lurah se-Kabupaten Blitar. Juga penyerahan  bantuan  oleh Kapolres Blitar, AKBP. Slamet Waluya, SH.S.IK kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Perwakilan PMI Kabupaten Blitar. Bantuan ini merupakan  hasil pengumpulan dari masyarakat untuk korban Gempa di Aceh yang dibuka oleh Polres Blitar. Telah terkumpul dana  atau uang tunai  Rp.50 juta, baju layak pakai,  sembako. Bantuan ini kemudian akan disalurkan kepada para korban gempa di Aceh  melalui PMI Kabupaten Blitar kepada PMI Pusat.

            Usai pelaksaaan upacara, Bupati Blitar yang didampingi Wakil Bupati Blitar, Marhaenis serta seluruh undangan yang hadir dalam acara tersebut mengadakan tasyakuran di Pendopo Sasana Adhi Praja.

            Sekedar catatan, Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Blitar ke-186 dirangkai dengan berbagai kegiatan, antara lain, Pameran Pembangunan, Informasi dan Pariwisata, yang dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Drs. Totok Soebihandono, M.Si pada Kamis (29/12) di Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro. Pameran ini bertujuan diantaranya untuk mendorong serta memotivasi perkembangan perekonomian di Kabupaten Blitar, sebagai wahana ajang promosi dan pengembangan produk unggulan serta informasi dan layanan publik. Juga ajang penyampaian informasi prestasi dan pembangunan di Kabupaten Blitar,  memberikan peluang komunikasi terbuka terhadap pelaku ekonomi kreatif untuk mandiri dan berdaya saing serta menyongsong MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), serta sebagai sarana untuk memantau dan mengendalikan inflasi daerah. Selain pameran juga ada festival jaranan yang telah digelar mula tanggal 3 Desember 2016 di Amphiteater Kawasan Wisata Candi Penataran. Grand final festival jaranan yang bertujuan sebagai ajang promosi seni budaya sekaligus nguri-nguri budaya Jawa ini disaksikan langsung oleh Bupati Blitar, Jumat (30/12) di Kantor Bupati Blitar di Kanigoro. Pemenang dalam festival jaranan tersebut yaitu, Juara 1  Kecamatan Sanankulon, Juara 2 Kecamatan  Talun dan Juara 3 Kecamatan  Sutojayan.

Memaknai Hari Jadi Dengan Berbagi

             Bupati Blitar yang didampingi  Ketua TP PKK Kabupaten Blitar,  Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, anggota Forpimda serta beberapa Kepala SKPD bertolak ke Desa  Olak Alen Kecamatan Selorejo usai mengikuti upacara peringatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Blitar ke-186. Bupati dan rombongan memberikan bantuan diantaranya memberikan dana senilai Rp.40 juta dari  KORPRI, Bank Jatim, PKK, dan Dharma Wanita Persatuan. Sementara dari GOW berupa sembako. Dalam sambutannya orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menegaskan,  nilai-nilai gotong royong harus dihidupkan kembali. Aplikasinya seperti  bakti masyarakat  yang dilakukan  oleh Pemerintah Kabupaten Blitar. Sementara itu, Camat Selorejo, Drs. Rully Wahyu Prasetyowanto menyampaikan, 8 rumah yang direlokasi telah mendapatkan tanah  yang akan didirikan bangunan. Proses pembebasan  tanah juga telah selesai.

            Usai memberikan bantuan, Bupati Blitar dan rombongan meninjau area yang longsor yang memang bertambah luas. Kemudian melanjutkan tinjaunnya ke jalan baru yang selesai dibuat, mengingat jalan lama yang biasa dilalui longsor. Setelah itu, Bupati Blitar juga melakukan inspeksi mendadak di Pos  Operasi Lilin  di Kecamatan Selorejo dan Kecamatan Wlingi. H.Rijanto memastikan, operasi lilin dalam rangka Natal dan Tahun baru 2017 berlangsung lancar, tertib dan aman.

Rayakan Tahun Baru 2017 Dengan Kegiatan Positif

            Bupati Blitar, H.Rijanto yang didampingi Wakil Bupati Blitar, Marhaenis, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Drs. Totok Soebihandono, M.Si, beberapa Kepala SKPD dan Anggota Forpimda, merayakan pergantian Tahun 2016 ke Tahun 2017 di Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Sabtu (31/12). Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Blitar  berpesan agar perayaan tahun baru ini diisi dengan kegiatan positif. Perayaan peragntian tahun ini tidak saja dipusatkan di Ibukota Pemrintah kabupaten Blitar, Kanigoro namun juga wilayah Timur yakni di Wlingi dan wilayah  barat di Srengat. Selain hiburan wayang kulit juga pagelaran musik dangdut. Kegiatan ini semata-mata untuk masyarakat Blitar.

            Sebelumnya, Bupati Blitar memberikan penghargaan kepada pemenang lomba stand  dalam Pameran Pembangunan, Informasi dan Pariwisata  Tahun 2016. Pemenang lomba stand tersebut  diraih oleh  RSUD. Ngudi Waluyo Wlingi sebagai Juara 1, juara 2 diraih  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,  juara 3 oleh Kecamatan Sutojayan. Bupati Blitar juga berkesempatan memberikan  tokoh wayang  kepada Ki Dalang Dwijo Kangko dari Solo. Lakon dalam pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini , Sang Romo Wijoyo. Tepat pukul 00.00 WIB, Bupati Blitar dan para pejabat yang hadir turut memeriahkan pergantian Tahun Baru 2017 dengan meniup terompet serta menyaksikan letusan kembang api sekitar 1 jam yang diiringi dengan tiupan terompet panjang yang bersahutan.

            Tanggal 1 Januari 2017, Bupati Blitar bersama anggota Forpimda dan sejumlah pejabat di Pemerintah Kabupaten Blitar meninjau pusat-pusat wisata di Kabupaten Blitar, diantaranya Pantai Serang. Menurut Bupati Blitar, animo masyarakat untuk memeriahkan Tahun Baru 2017 sangat besar. Ini ditandai dengan kemacetan panjang yang mencapai 1 kilometer. Harapannya, masyarakat bisa menikmati liburan ditahun baru ini dengan nyaman dan aman, serta selalu menjaga ketertiban. Usai kunjungnnya ke Pantai Serang, Bupati Blitar dan rombongan menikmati  makan siang di Omah Segoro yang notabene binaan dari Pokdarwis Serang. (Humas)

Skip to content