Blitar – Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) dan Satgas Pangan yang terdiri dari jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar, Polres Blitar, Kejaksaan, dan Kodim 0808 Blitar, Selasa (16/5) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi antara lain, Kelurahan Satreyan, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Pasar Lodoyo. Tujuannya memastikan pelayanan publik selama ini sudah berlangsung tertib, lancar, dan sesuai aturan. Juga memastikan ketersediaan sembako menjelang ramadhan dengan harga yang stabil.
Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM saat memimpin sidak di Kelurahan Satreyan mempertanyakan pelayanan publik selama sehari itu (Selasa, 16 Mei 2017). Bentuk Pelayanan di Kelurahan Satreyan Kecamatan Kanigoro ini diantaranya pembuatan SKCK dan kelengkapan surat menyurat pernikahan warga. Semua bentuk pelayanan publik tersebut gratis. Sementara itu di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini sempat berbincang dengan warga yang antri untuk mengurus e KTP. Dalam pengakuannya, warga menyampaikan bahwa pelayanan sudah baik. Tidak ada pungutan oleh Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sedangkan dari pihak Dinas Dukcapil juga menegaskan, ketersediaan blangko pembuatan e KTP juga tercukupi. Saat ini tersedia sekitar 10 ribu blangko. Bupati Blitar berharap, pelayanan publik semakin ditingkatkan. Kapolres Blitar, AKBP. Slamet Waluya, S.Ik yang mendampingi Bupati Blitar dalam sidak tersebut menegaskan, jika ditemukan pungutan liar, warga diharapkan segera memberikan aduan. Ini akan segera ditindaklanjuti.
Setelah melakukan sidak di dua kantor pelayanan publik tersebut, rombongan Satgas Pangan Kabupaten Blitar ini mengunjungi Pasar Lodoyo Kecamatan Sutojayan. Dalam pantauan Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) dan Satgas Pangan, harga kebutuhan pokok dan ketersediaannya menjelang Ramadhan Tahun 2017 masih aman. Bupati Blitar menyampaian, kebutuhan pokok menjelang ramadhan akan terus dipantau oleh tim ini. Harapannya, harga tetap stabil dan stok tetap tersedia. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Blitar tetap akan melakukan upaya antisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok dengan mengadakan pasar murah. Agenda tahunan tersebut sebagai upaya menstabilkan harga agar masyarakat dapat menjangkau harga kebutuhan. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak boros membeli kebutuhan pokok. Seperti diketahui, harga beras di Pasar Lodoyo sekitar Rp.13.000/kg, gula pasir Rp.12.500/kg, minyak goreng 2 liter berkisar Rp. 25.000- Rp.27.000, bawang merah Rp.25.000/kg, bawang putih Rp. 43.000/kg dan daging ayam Rp.26.000/kg.
Ditempat yang sama, Kapolres Blitar menyampaikan, baik tengkulak maupun penjual untuk tidak melakukan penimbunan barang. Sehingga harga kebutuhan pokok tetap stabil.(Humas)