Blitar – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani menjelaskaan, untuk meminimalisir efek buruk asap rokok perlu untuk segera memiliki Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok atau KTR. Menurut Kuspardani, rencananya tahun ini akan dibangun ruangan khusus untuk merokok, karena Perda KTR tersebut bukan melarang masyarakat untuk merokok namun lebih kepada membatasi tempat-tempatnya. Ada beberapa tempat yang diusulkan untuk menjadi KTR di antaranya fasilitas kesehatan baik Puskesmas dan rumah sakit, sekolahan, tempat ibadah, tempat bermain anak, alat transportasi, fasilitas umum seperti pasar tradisional serta Instansi Pemerintah. Kuspardani mengaku, untuk saat ini pihaknya sudah memulai dengan survei dan membuat naskah akademik serta sosialisasi ke semua lapisan masyarakat terkait Ranperda KTR tersebut.

dr. Kuspardani menambahkan, efek asap rokok tidak sama seperti mengkonsumsi makanan yang hanya berimbas pada konsumennya saja, karena selain merugikan kesehatan perokok aktif asap rokok juga merugikan bagi kesehatan orang-orang yang ada di sekitarnya atau perokok pasif.(RIZ-Diskominfo)