Blitar – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupeten Blitar Heru Irawan menjelaskan, untuk saat ini material pasir dan lain lain yang berada di puncak Gunung Kelud masih ada jutaan meter kubik, dan dengan tingginya hujan saat ini besar kemungkinan material akan turun terbawa air hujan dan mengakibatkan banjir lahar dingin di lereng Kelud. Heru menyebut ada 2 kecamatan yang harus waspada lahar dingin yaitu Nglegok, Garum dan khususnya beberapa sungai seperti kali Putih, kali Semut dan kali Bladak. Heru mengakui, pihaknya sudah memasang peringatan berupa banner di kawasan rawan bencana agar masyarakat dapat mengantisipasi datangnya banjir lahar dingin. Masyarakat diminta tidak beraktivitas di sekitar wilayah sungai saat hujan mengguyur kawasan Kelud dan sekitarnya. Termasuk juga himbauan untuk para penambang pasir yang sering beraktivitas di wilayah sungai. (RIZ-Diskominfo)
Info Terbaru
- Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Forkopimda: Bahas Kesiapan Pilkades, Karhutla, hingga Ketertiban Umum
- Bupati Blitar Tinjau Infrastruktur, Lepas Tukik, dan Salurkan Berbagai Bantuan Sosial di Wates dan Binangun
- Festival Harlah ke-7 Sabilu Taubah, Bupati Blitar Dorong Semangat Kepedulian dan Pemberdayaan
- Lomba Parade Baris-Berbaris Kreasi Tingkat Pelajar se-Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Lakukan Upacara Adat Jamasan Kyai Pradah