Blitar – Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM bersama beberapa pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar menyambut kedatangan 73 peserta Kirab Pemuda Nusantara (KPN) Tahun 2017 di Kawasan Candi Simping, Kecamatan Kademangan, Selasa (5/12). Para peserta Kirab Pemuda ini datang dari Sabang hingga Merauke. Tujuan dari KPN ini diantaranya mengedepankan toleransi antar sesama di 72 Kabupaten/Kota dari 34 provinsi. Hal ini ditegaskan dalam Ikrar kepemudaan yang dibacakan oleh Ilham Toriq perwakilan dari Kabupaten Blitar dan Isa dari Kabupaten Malang.

Sementara itu Bupati Blitar dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada para peserta KPN Tahun 2017. Tepat jika Blitar menjadi tiitk terakhir dari KPN 2017. Pasalnya, Blitar menyimpan sejarah. Cikal Bakal Nusantara. Blitar dikenal dengan  Bumi Laya Eka Tantra atau bersemayamnya  para raja-raja. Dan Candi Simping merupakan tempat pendarmaan  abu Raden Wijaya, pendiri Majapahit. Blitar juga tempat disemayamkannya sang Proklamator, Presiden Soekarno. Dalam kesempatan tersebut Bupati Blitar menceritakan kegigihan Raden Wijaya mengusir pasukan Tar-Tar. Dihadapan pemuda-pemudi pilihan tersebut, Bupati Blitar juga menyampaikan tentang potensi yang ada di Kabupaten Seribu Candi ini. Mulai potensi alam, seni budaya dan kuliner. Disampaikan pula bahwa para pemuda peserta kirab juga akan diajak singgah di kediaman Soekarni, salah satu pahlawan nasional yang akan menculik Presiden Soekarno untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Diakhir sambutannya, Bupati Blitar menegaskan, kegiatan ini bagus untuk menyatukan pemuda dan pemudi  dengan keberagamannya. Rasa toleransi harus dijunjung demi memupuk persatuan Indonesia. Atau dengan kata lain, para pemuda harus merawat kebhinekaan. Diharapkan para pemuda di seluruh Indonesia juga  harus mempunyai misi yang lebih jauh dan visioner. Tidak sekedar napak tilas kebhinekaan.

Dalam kegiatan tersebut, diacarakan pula penyerahan bendera KPN 2017 dari perwakilan peserta kepada Bupati Blitar. Kemudian Bupati Blitar menyerahkan kepada Paskibraka Blitar. Setelah menikmati sendra tari yang mengisahkan perjuangan Raden Wijaya, Para peserta dikirab menuju Balai Kota Blitar dengan didampingi sekitar 5000 peserta konvoi. Mereka ada yang naik sepeda motor, motor Harley dan mobil jeep.

Seperti diketahui, peserta KPN 2017 merupakan pemuda-pemudi pilihan yang diberangkatkan dari Pulau Rote dan Miangas. Titik terakhir dari kegiatan KPN adalah di Blitar. Kirab Pemuda Nusantara Berani Bersatu Tahun 2017 ini dirangkai dengan berbagai  kegiatan. Ini berlangsung dari tanggal 5 sampai 8 Desember 2017. Rencananya akan dihadiri oleh Menpora, Imam Nahrowi,  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani dan  Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas T. Lembong . Selain tokoh nasional tersebut juga akan hadir, Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati/Walikota daerah lain yang daerahnya dilalui kegiatan  KPN 2017. Pada hari yang sama usai puncak kirab pemuda, pada pukul 13.00-17.00 WIB pasukan inti kirab pemuda dan beberapa pejabat Kemenpora mengadakan bhakti sosial sekaligus city tour. Malam harinya menyaksikan olahraga tradisional pertandingan pencak dor di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok. Sedangkan pada Jumat, 8 Desember 2017,  akan digelar kesenian daerah wayang kulit di Pendopo Sasana Adhi Praja oleh Ki Dalang Dwijo Kangko.

Kegiatan lain yang mendukung KPN 2017 antara lain, tanggal 5 Desember digelar agro carnival pada pukul 13.00-16.00 WIB. Start di Pertigaan Tlogo (arah Serut) dan finish di Perempatan Kanigoro. Pada tanggal 5 Desember 2017, juga digelar pembacaan kitab suci yang diikuti 6000 peserta dari lintas agama. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Coklat pukul 15.00-17.00 WIB.  Dan pada malam harinya pembukaan agro, kreatifitas pemuda dan UMKM di

Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro pada pukul 19.00 WIB. Sedangkan di Balai Kusumo Wicitro, juga pada tanggal 5 Desember 2017, pasukan inti kirab pemuda akan mengikuti ramah tamah dengan jajaran Pemerintah Kota Blitar. Untuk kegiatan tanggal 6 Desember 2017, diselenggarakan serah terima pasukan inti kirab dari Pemerintah Kota Blitar kepada Bupati Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan di depan Hotel Herlingga dengan pakaian adat nusantara. Setelah itu, gowes bersama menuju Kanigoro dengan melewati dan singgah di kediaman Bung Karni (Pos 1). Di Kediaman pahlawan nasional ini, akan mendengarkan orasi kepahlawanan Soekarni, sekaligus menyaksikan pagelaran kesenian daerah. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pos 2 (Rumah makan HD), selanjutnya menuju ke Lapangan Satreyan untuk menyaksikan grand final festival band indie. Pasukan inti kirab menuju ke Pendopo Sasana Adhi Praja di Kanigoro untuk persemayaman panji-panji kemudian menuju kampung coklat. Mereka akan mengikuti acara grand final kompetisi film pendek dan temu komunitas pemuda kreatif serta seminar nasional.  Dalam kegiatan kompetisi film pendek ini akan dihadiri Livi Zheng, satu diantara sutradara kelahiran Blitar yang eksis di Hollywood. Sedangkan seminar nasional kepemudaan akan diikuti sekitar 600 peserta remaja usia 16-30 tahun dengan narasumber Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono. Pada tanggal 6 Desember 2017 pukul 19.00-22.00 WIB konser music #Berani Bersatu oleh Seventeen di Lapangan Satreyan.(Humas)