Blitar – Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM memberikan apresiasi kepada para penyandang disabilitas terhadap hasil karya mereka. Jahitan yang notabene hasil karya mereka tidak kalah dengan jahitan orang yang sempurna secara fisik. Hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar saat Penyerahan Bantuan Kepada Para Penyandang Disabilitas Dan Penutupan Bimtek untuk Penyandang Disabel di Sumberdiren, Kecamatan Garum, Senin (14/5/2018).

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan bahwa, meskipun memiliki keterbatasan fisik, para penyandang disable ini tidak minder. Mereka tekun mengikuti kegiatan Bimtek yang digelar dari tanggal 2 sampai 14 Mei 2018. Hasilnya, baju yang dipakai pada saat penutupan kegiatan ini adalah hasil karya mereka. Harapannya, jahitan mereka bisa dinikmati dan bermanfaat untuk orang lain. Apalagi mereka mendapat bantuan mesin jahit untuk masing-masing peserta. Untuk diketahui, peserta Bimtek berjumlah 15 orang dan semua mendapat bantuan mesin jahit dari Pemerintah Kabupaten Blitar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menghimbau agar tetap hati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan. Ini menyusul adanya teror di beberapa tempat ibadah di Surabaya.  Apapun alasannya, tindakan teroris tidak dibenarkan. Harapannya, Blitar tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Romelan mengungkapkan, dari 15 peserta Bimtek menjahit ini, 7 diantaranya akan mewakili Kabupaten Blitar mengikuti Bimtek serupa di Surabaya.Ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Diharapkan, para peserta nantinya bisa menyerap ilmu yang diberikan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bisa diaplikasikan di lingkungan masyarakat. Sehingga kendati cacat fisik mereka bisa menghasilkan karya dan mandiri dalam perekonomian. (Humas)