Blitar – Dua Desa di Kabupaten Blitar diresmikan menjadi Desa Sadar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, yakni Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari dan Desa Ampelgading, Kecamatan Selorejo. Tujuan dibentuknya Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini agar masyarakat desa mengenal lebih dekat program-program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto pada peresmian Desa Sadar BPJS Ketenagkerjaan, Kamis  (5/7/2018) di Desa Sukosewu.

 Disampaikan pula, dengan diresmikannya dua desa tersebut, harapannya akan tumbuh kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial. Sehingga itu juga mendorong munculnya  kesadaran para perangkat desa untuk mensejahterakan masyarakatnya, serta para pelaku ekonomi, antara lain dalam bidang yayasan, BUMDes, tenaga ahli atau pendamping desa.

Dijelaskan pula,  dari 72.000 desa di Indonesia saat ini sudah ada 12.000 desa yang resmi menjadi desa sadar BPJS ketenagakerjaan. Program Desa Sadar Jaminan Sosial sendiri merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk bekerjasama dengan aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa agar lebih memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, Desa Sukosewu dan Ampelgading terpilih karena telah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, diantaranya adalah telah terdaftarnya Kepala Desa dan perangkatnya pada program BPJS Ketenagakerjaan. Dan BPJS Ketenagakerjaan mengaku mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupten Blitar terhadap kesejahteraan masyarakatnya dengan mengimplementasikan desa sadar BPJS ketenagakerjaan. Ini ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden Jokowi poin 3, yakni membangun Indonesia dari pinggiran.  Dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara dan Kesatuan. Serta poin 5 yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program “Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera” dalam mendorong land reform serta Jaminan Sosial untuk seluruh rakyat di Tahun 2019.

Dalam sambutannya Bupati Blitar Rijanto menyatakan bangga dengan peresmian dua desa di Kabupaten Blitar menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, predikat ini didasari pada kesadaran warga dan kepala desa akan manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

 “ Kami sangat bangga dan hal ini adalah momentum yang harus kita jadikan semangat untuk menebar virus positif,” kata Bupati Rijanto.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaetn Blitar ini berharap semua desa di Kabupaten Blitar dapat mengikuti prestasi dua desa tersebut yakni sebagai daerah sadar jaminan tenaga kerja.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaenis di Desa Ampel Gading. Disampaikannya,  Kabupaten Blitar dengan jumlah desa 220 desa, 2390 perangkat desa yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS ketanagaakerjaan  sebanyak 31 desa dengan jumlah perangkat 234 orang. Harapannya, desa yang lain segera menyusul mengingat program inovatif ini sangat penting.

Rangkaian kegiatan ini dihadiri langsung Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan; Agus Susanto, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan; Eko Darwanto, Deputi Direktur Wilayah; Dodo Suharto. (Humas)

Skip to content