Pemkab Blitar – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah meresmikan Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran Indonesia (LTSA-PMI) di Kabupaten Blitar bertempat di Kantor Disnaker, Selasa (28/12/2021).
LTSA PMI merupakan layanan penting sebab Kabupaten Blitar menjadi salah satu penyumbang PMI terbesar di Indonesia. Ida Fauziyah Menteri Tenaga Kerja mengatakan bahwa LTSA sangat dibutuhkan agar pelayanan dapat berlangsung secara efektif, efisien dan transparan.
“Kabupaten Blitar ini adalah termasuk kabupaten dengan pekerja migran terbesar ketiga di Indonesia. Dengan demikian kita berharap penempatan pekerja migran itu semuanya dilakukan sesuai dengan prosedur,”terangnya.

Ida menyebutkan dengan adanya LTSA, pengurusan prosedur pemberangkatan PMI lebih efisien. Karena semua akan dilayani di LTSA, mulai dari cek data kependudukan, mengurus paspor, cek kesehatan hingga SKCK kepolisian. Ida berharap dengan LTSA, pelayanan menjadi efektif efisien dan transparan dan tidak ada alasan bekerja ke luar negeri tanpa mengikuti prosedur.
“Harapannya dengan dibangunnya LTSA ini maka kita bisa tekan bahkan hilangkan penempatan PMI secara non prosedural,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah menambahkan, keberadaan PMI sangat membantu memperkuat perekonomian Indonesia termasuk di Kabupaten Blitar. Oleh sebab itu keberadaan PMI harus dilindungi.
Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Pasal 38. “Terkait aturan tersebut, pemerintah membangun Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Blitar,”ujarnya.
Sebagai informasi, sesuai data Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri, bahwa PMI dari Kabupaten Blitar untuk Tahun 2019 sebanyak 4.374 orang, Tahun 2020 sebanyak 1.036 orang dan untuk Tahun 2021 sampai Bulan Desember sebanyak 1.169 orang. Sedangkan uang yang dikirim PMI atau Remitance, tahun 2019 sebesar 41,84 Milyar, tahun 2020 sebanyak 32,16 Milyar dan Tahun 2021 sebesar 24,34 milyar.
“Ini sebagai wujud komitmen negara hadir untuk teman-teman pahlawan devisa negara. Negara menjamin hak, kesempatan, dan memberikan pelindungan bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak,”tandas Mak Rini.