Pemkab Blitar – Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM melakukan rangkaian survei lapangan secara maraton di beberapa titik penting pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik pada Selasa (24/02). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penataan wilayah, mulai dari pusat pemerintahan hingga destinasi wisata, berjalan sesuai rencana demi kesejahteraan masyarakat.
Salah satu titik fokus utama adalah kawasan Kanigoro yang kini menjadi ibu kota Kabupaten Blitar. Bupati meninjau langsung lahan Eks Pasar Kanigoro yang direncanakan akan disulap menjadi ruang terbuka hijau (RTH) atau taman kota yang representatif. “Bekas pasar lama ini rencananya akan kita gunakan untuk taman yang bagus, lengkap dengan area food court untuk masyarakat bersantai. Harapannya, makanan khas Blitar bisa terwadahi di sini,” ujar Bupati dalam sela-sela tinjauannya.
Selain taman, Bupati juga meninjau rencana pedestrian Kanigoro dan perluasan jalan tembus di sekitar Puskesmas Kanigoro. Jalan tersebut direncanakan memiliki lebar total 10 meter (6 meter badan jalan dan masing-masing 2 meter untuk penghijauan serta drainase) guna mempermudah akses publik. Pengerjaan fisik ini diproyeksikan mulai mendapat dukungan penuh pada tahun 2027.
Tidak hanya fokus di pusat pemerintahan, rombongan juga mengunjungi Masjid Syech Subakir di Nglegok yang berada di kawasan wisata Penataran. Bupati Blitar menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan dukungan, termasuk melalui skema hibah, guna membantu masyarakat menyelesaikan pembangunan masjid yang menjadi salah satu titik singgah wisatawan religi di Kabupaten Blitar.
Beberapa lokasi strategis lainnya yakni Pedestrian Wlingi yang akan ditata trotoarnya untuk kenyamanan pejalan kaki, Telaga Blumbanggede Soso yang akan dikembangkan potensi wisata airnya serta Alun-Alun Lodoyo sebagai ruang publik di wilayah selatan.
Sebagai informasi Bupati Blitar tidak sendiri dalam survei ini namun didampingi oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Perhubungan, Perkimtan, Parbudpora, Bappeda Litbang, dan DLH serta Kepala Bagian PBJ dan Administrasi Pemerintahan.