Blitar – Indonesia darurat narkoba. Hal ini pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Sehingga seluruh lapisan masyarakat harus memerangi narkotika dan obat-obat terlarang ini. Selain itu, kasus menyimpang lainnya seperti seks bebas, miras, terorisme, dan radikalisme harus diperangi, ditangkal sejak dini. Untuk itu masyarakat diminta proaktif dalam menjaga lingkungan, jika melihat keganjilan yang mengarah pada hal tersebut diharapkan segera melapor kepihak berwajib. Agar kondisi masyarakat tetap kondusif. Hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar, H.Rijanto dalam tausiahnya di Masjid Al Falah Desa Penataran Kecamatan Nglegok, Sabtu 18 Juni 2016  sekitar 04.30 WIB.

Dihadapan jamaah sholat subuh, Bupati Blitar menegaskan, Kabupaten Blitar sudah sangat kondusif, sehingga kondisi tersebut perlu dijaga. Semua elemen harus bekerjasama demi menjaga kondisi tersebut. Ini demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Blitar lebih sejahtera, maju dan berdaya saing.

Religi Camp, Momentum Menjaga Kebhinnekaan

Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia Jawa Timur menggelar kegiatan Religi Camp ke-3 di Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar yang berlangsung dari tanggal 17 sampai 19 Juni 2016. Sebelumnya, kegiatan serupa pernah di gelar di Banyuwangi dan Religi Camp kedua diselenggarakan di Pasuruan.  Peserta kegiatan ini seluruh DPK Peradah se Jawa Timur dan elemen Pemuda Hindu lainnya yang berjumlah sekitar 200 orang. Tujuannya antara lain, menumbuhkan rasa kebersamaan antar generasi muda Hindu di Jawa Timur, Meningkatkan Sradha dan Bhakti pemuda Hindu, juga sebagai bentuk eksistensi keberadaan Peradah di masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Religi Camp ke-3, Wahyu Yoga Adyadnya, SH pada pembukaan Religi Camp ke-3 di Pura Agung Arga Sonya Desa Krisik Kecamatan Gandusari, Sabtu 18 Juni 2016.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertemakan, “ Membangun Generasi Muda Hindu Yang Mandiri dan Religius”. Kegiatan dalam Religi camp diantaranya, kemah, outbond, donor darah serta mendengarkan paparan dari Dinas Koperasi  dan UMKM Provinsi Jawa Timur tentang peluang usaha dalam bidang ekonomi kreatif dan UMKM di Era MEA. Harapannya, mampu menumbuhkan ide-ide kreatif pemuda dalam berwirausaha.

Sementara itu, Bupati Blitar, H.Rijanto yang didampingi sejumlah Kepala SKPD dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia Jawa Timur yang telah menggelar acara tersebut.  Pasalnya, religi camp yang digelar tersebut sebagai ajang untuk menyiapkan dan membentuk karakter generasi muda yang mandiri dalam rangka menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga berpesan agar kegiatan ini bisa menjadi ajang bertukar informasi,  menjaga kebhinnekaan berdasarkan Pancasila serta sebagai langkah antisipasi adanya radikalisme, terorisme, narkoba, miras, seks bebas serta kegiatan menyimpang lainnya. Dalam kesempatan tersebut Bupati Blitar menerima cinderamata dari peserta religi camp.(Humas)

Skip to content