Blitar – Meningkatkannya konsumsi produk pangan asal hewan yang diperkirakan akan mencapai puncaknya saat mendekati lebaran, di berbagai daerah di Indonesia dijadikan lahan kecurangan oleh para penjual untuk mengoplos daging sapi dengan daging celeng, serta daging ayam yang dioplos dengan daging tikus dan hal ini meresahkan masyarakat, sehingga peran Pemerintah dalam mengontrol kualitas daging sangat penting termasuk di Kabupaten Blitar. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Blitar Mashudi mengatakan, Selama ini pihaknya terus berupaya menjaga keamanan pangan asal hewan yang memenuhi ASUH atau Aman, Sehat, Utuh dan Halal dengan melakukan pemeriksaan dan pemantauan rutin ke seluruh pasar, kios, dan RPH di Kabupaten Blitar yang selanjutnya akan dikirimkan ke Balai Veternier Pusat yang di Jakarta dan selama ini hasilnya aman. Dengan ini, Mashudi memastikan Kabupaten Blitar aman dari daging oplosan celeng dan tikus maupun daging non –halal lainnya. Mashudi menambahkan, jika ditemukan penjual yang nakal akan segera ditindak sesuai dengan aturan yang ada.(RIZ-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter
- Pemerintah Kabupaten Blitar Lakukan Pendistribusian Truk Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
- Pemkab Blitar dan Forkopimda Gelar Apel Persiapan Patroli Skala Besar Malam Takbir