BLITAR KAB – Masih tingginya mobilitas masyarakat dan kurangnya kedisiplinan yang sulit menurunkan zona orange di Kabupaten Blitar menuju zona kuning.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. Kuspardani pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional dalam kegiatan senam bersama dan kampanye dukungan terhadap tenaga kesehatan dan apresiasi kepada masyarakat atas kepatuhan terhadap protokol kesehatan serta pembagian masker kepada masyarakat yang dilaksanakan di Aloon-aloon Kanigoro, Jum’at (13/11/2020).

dr Kuspardani mengungkapkan, penyakit Covid-19 merupakan penyakit yang luar biasa. Bahkan dalam kondisi saat ini menimbulkan kontradiksi bagaimana Covid-19 bisa untuk dicegah sekaligus perekonomian tetap berjalan.

“Satu-satunya cara yakni dengan kita harus melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten. Kita mengingatkan masyarakat terus sesuai petunjuk Pjs Bupati Blitar dengan terus menggelorakan dari influencer-influencer di Kabupaten Blitar,” tuturnya.

Influencer ini, kata dr Kuspardani mulai dari Pjs Bupati Blitar, Sekretaris Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh yang diidolakan seperti Cak Percil untuk diputar di seluruh Kabupaten Blitar, di pelosok, di pasar, di kantor dan di layanan kesehatan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak kendor memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta sering cuci tangan dengan sabun.

Pada kesempatan yang sama, secara bersamaan semua melakukan tepuk tangan selama 56 detik sebagai penghargaan kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang dan masyarakat yang telah melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.

Serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Dra. Tuti Komaryati., M.M, Asisten Administrasi dan Umum Drs. Mahadin, CU. MM, dan dr. Kuspardani memberikan penghargaan kepada pemenang lomba Jingle AKB.

Skip to content