Pemkab Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui strategi penguatan tata kelola dan inovasi daerah. Hal ini disampaikan dalam Penilaian Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Kabupaten/Kota Tahun 2025 di Pendopo RHN Blitar pada Selasa, (10/06).
Dalam paparannya Bupati Blitar Drs. H. Rijanto MM menyampaikan, berdasarkan data dan hasil identifikasi faktor determinan, lebih dari 70 persen kasus stunting di Kabupaten Blitar disebabkan oleh pola asuh yang kurang tepat. Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam upaya perbaikan kualitas pengasuhan anak, khususnya dalam hal pemahaman pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita.
Maka dari itu penanganan stunting dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah dan desa, organisasi kemasyarakatan seperti Aisyiyah, Muslimat, Fatayat, BAZNAS, hingga forum CSR.
Turut hadir dalam acara, Wakil Bupati Blitar Blitar H. Beky Hardihansyah, Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Ninik Rijanto, Kepala OPD terkait, perwakilan Baznas, Fatayat, Muslimat, Aisyiyah, forum CSR serta Ormas lainnya.

