Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kab. Blitar, sampai dengan bulan September 2013, penyerapan anggaran untuk pos belanja langsung yang mencapai Rp 496 miliar baru menyentuh angka 38%. Pada PAK APBD, pos anggaran belanja langsung mengalami penambahan sebesar Rp 160 miliar. Demikian diungkapkan Kabid Anggaran BPKAD, Kurdiyanto. Menurut Kurdiyanto, dengan sisa waktu kurang dari 3 bulan, SKPD yang utamanya mengelola anggaran proyek fisik, diminta untuk secepatnya melakukan penyerapan. Diharapkan pada minggu ini, SKPD sudah mulai mengajukan pencairan anggaran ke BPKAD. Sehingga dana secepatnya dapat dicairkan, sebab jika tidak dicairkan, anggaran yang tidak terserap akan menjadi SILPA.
Sementara itu, untuk tahun 2012 lalu, SILPA APBD Kab. Blitar mencapai Rp 142 miliar, dimana dari jumlah tersebut 27 miliar diantaranya merupakan anggaran tunjangan sertifikasi guru dan tambahan guru non sertifikasi, DAK Pendidikan sebesar Rp 15,4 miliar, DAC sebesar Rp 8 miliar, dan Banprov sebesar Rp 1,3 miliar. (IM-Dishubkominfo)