Sejak terjadinya bencana banjir di Sutojayan dan Bacem pada Sabtu, 21 Desember 2013, tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar diturunkan untuk menangani kesehatan korban banjir. Demikian diungkapkan Kasi P3MK Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Hendro Subagyo. Menurut Hendro, tim medis yang diturunkan tidak hanya dari Dinas Kesehatan saja, namun gabungan dari Puskesmas terdekat seperti Puskesmas Sutojayan, Garum, Kademangan, Wates, dan Selopuro. Meski pada Senin (23/12) pagi, jumlah pengungsi di pokos-posko sudah kembali ke rumah masing-masing karena kondisinya berangsur normal, namun tim medis yang merupakan gabungan dari Puskesmas yang ada tetap disiagakan jika sewaktu-waktu terjadi banjir susulan. Sementara itu, tim medis dari Puskesmas lain bersifat on call, yang artinya sewaktu-waktu dibutuhkan jika terjadi banjir susulan sudah siap, dimana tim medis yang disiagakan sementara dari Puskesmas Sutojayan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, penanganan kesehatan korban banjir di Kelurahan Sutojayan dilakukan sejak Sabtu (21/12) , dimana tidak hanya tenaga medis saja yang disapkan, namun obat-obat yang dibutuhkan juga siap untuk didistribusikan. (IR-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter