Banjir di Kelurahan Sutojayan dan Desa Bacem yang terjadi hampir satu minggu ini, tidak hanya rumah warga yang menjadi korban namun padi milik petani yang baru ditanam sudah tergenang air. Warga Gondanglegi Sutojayan, Kasenu mengaku, baru saja menanam padi sekitar 10-15 hari sebelum banjir. Namun karena banjir, dikhawatirkan tanaman padi tersebut rusak sehingga tidak bisa panen. Dirinya meminta agar ada tindakan yang diambil pemeritah untuk membantu petani agar dapat menikmati hasil panennya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, Eko Prio Utomo tidak membantah, akibat banjir di Kelurahan Sutojayan dan Desa Bacem banyak padi warga yang baru saja ditanam tergenang air, sehingga Dinas Pertanian akan melakukan upaya untuk membantu petani agar bisa panen, mengingat jika padi yang baru saja ditanam dan usinaya belum ada 30 hari, kemungkinan rusaknya tinggi. Sehingga, pihaknya akan melakukan pendataan berapa hektar lahan warga yang benar-benar rusak akibat banjir. (IR-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter