Blitar – Saat ini terdapat 4.041 TKI asal Kabupaten Blitar yang bekerja di luar negeri. Dari jumlah tersebut, paling banyak bekerja di Taiwan dan Hongkong, dan 60% lebih berprofesi sebagai pembantu rumah tangga. Demikian diungkapkan Kabid Pentalatas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Blitar, Yudi. Menurut Yudi, dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar, Ponggok dan Gandusari merupakan penyumbang terbesar yang mengirimkan TKI ke luar negeri. Untuk menekan kasus TKI bermasalah di tempat mereka bekerja, PJTKI harus memberikan skill, dan pemerintah akan lebih mengintensifkan registrasi online yang telah diberlakukan sejak Mei 2011 lalu, sehingga semua data TKI akan dapat dilacak jika ada yang bermasalah. Ini memudahkan pemerintah untuk melakukan penelusuran dokumen TKI, sehingga jika masih ada hak-hak TKI yang belum diselesaikan, maka dapat dilakukan pengurusan. Pada bulan Januari 2014 lalu, terdapat 2 TKI asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia di Malaysia. Masing-masing atas nama Andreas Sutejo, 27 tahun asal Sumberglagah, Ngeni, Kecamatan Wonotirto meninggal karena tenggelam, dan Kamid warga Dusun Sidorejo, Tambakrejo, Kecamatn Wonotirto. (IR-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter