Blitar – Meski tidak signifikan namun angka partisipasi pemilih dalam pemilu presiden 9 Juli lalu di Kabupaten Blitar mengalami penurunan dibandingkan dengan pemilu legislatif. Ketua KPU Kabupaten Blitar, Imron Nafifah mengatakan partisipasi pemilih dalam pemilu presiden kali ini mencapai 74,95% pemilih, dengan jumlah total hak pemilih 689.793 orang. Sedangkan partisipasi pemilih dalam pemilu legislatif lebih tinggi yakni 75,2 %. Berdasarkan data hasil rekapitulasi suara ditingkat KPU Kabupaten Blitar dari jumlah total hak pemilih 689.793 orang, suara sah sebanyak 682.984, dan suara tidak sah sejumlah 6.809. Penurunan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh banyaknya pemilih yang merantau ke luar kota. Mereka yang sudah terlanjur berada di luar kota tidak kembali ke Kabupaten Blitar pada saat pemilihan karena memang waktunya berdekatan dengan lebaran. Hal ini tidak sesuai dengan target KPU Kabupaten Blitar yang sebelumnya telah menargetkan partisipasi pemilih dalam pilpres 9 Juli bisa menembus 80 %. Namun menurut Imron Nafifah dengan angka 74,95 % partisipasi pemilih dalam pemilu presiden sudah relatif tinggi. (IR-Dishubkominfo)
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter