Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, sembilan kecamatan utamanya di wilayah Blitar Barat rawan ancaman angin puting beliung, diantaranya Kecamatan Ponggok, Srengat, Wonodadi, Udanawu, Nglegok. Kesamben, dan Selorejo. Diungkapkan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kab. Blitar Katijan, beberapa kecamatan tersebut teridentifikasi sebagai wilayah yang memiliki tingkat kerawanan musibah puting beliung cukup tinggi. Mengingat hampir setiap tahun di sejumlah kecamatan terjadi bencana angin puting beliung yang menyebabkan kerusakan cukup parah. Karenanya Warga pun diminta waspada. Sebagai antisipasi dampak bencana puting beliung, pihaknya menghimbau masyarakat untuk melakukan pemotongan pohon yang sudah tua dan rawan tumbang. Terutama pohon yang berdekatan dengan rumah warga. Sementara berdasarkan catatan BPBD, pada Tahun 2013, bencana puting beliung sedikitnya melanda 10 kecamatan. Di antaranya adalah Kecamatan Wonodadi, Kecamatan Udanawu, Kecamatan Srengat, Kecamatan Ponggok, Kecamatan Nglegok, Kecamatan Gandusari, Kecamatan Panggungrejo, Kecamatan Kesamben, Kecamatan Selorejo dan Kecamatan Kademangan. ( Sumber Berita : IRM )
Info Terbaru
- Wakil Bupati Blitar Launching Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2026
- Tingkatkan Swasembada Pangan, Pemkab Blitar Ikuti Tanam Padi Serentak
- Bupati Blitar Hadiri Syukuran Penerimaan Sertifikat Redistribusi Tanah
- Pemkab Blitar Gelar Ground Check Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran
- Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup 2026, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Karakter