Blitar – Di penghujung 2014, Pemerintah Kabupaten Blitar menorehkan prestasi membanggakan. Sukses luar biasa diraih dalam ajang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Award 2014 Provinsi Jawa Timur. Dua penghargaan prestisius dari Komisi Informasi Jatim, sebagai apresiasi atas kinerja Pemkab Blitar dalam bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan dan atau pelayanan informasi di badan publik. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya dengan optimal.
Pada malam penganugerahan PPID Award 2014 di Gedung Graha Pena, Jl. A. Yani Surabaya, Jumat (12/12), Kabupaten Blitar meraih Juara 1 Kategori PPID Kabupaten Terbaik 2014 dan Juara 1 Kategori Percepatan Layanan Publik Tingkat Provinsi Jatim.
Bupati Blitar Herry Noegroho menerima langsung penghargaan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten, pemangku kepentingan. Sehingga Pemkab menyabet jawara dalam dua kategori sekaligus. “Dalam kategori PPID Terbaik Tingkat Kabupaten merupakan hasil penilaian secara keseluruhan. Sehingga mulai dari pejabat penyelenggara, SKPD, semua dinilai bekerja dengan baik, profesional, akuntabel, dan transparan,” kata Herry.
Sedangkan dalam Juara Kategori Percepatan Layanan Publik Tingkat Kabupaten, lanjut Herry, diraih karena Pemkab Blitar mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Sehingga, akses informasi mengenai Pemkab bisa diterima dengan mudah oleh pengguna. “Harapan kami ke depan, makin banyak masyarakat yang mengakses informasi. Karena kami telah berkomitmen meningkatkan anggaran, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia untuk mempertahankan prestasi ini dan meningkatkannya,” tandas Herry.
Selama ini, Pemkab Blitar memang menjadi jujugan bagi daerah lain untuk studi banding. Tentu saja ini membuktikan, bahwa Pemkab telah selangkah lebih maju dari daerah lain. Terkait PPID, bimbingan teknis juga kerap digelar. Dan, berbagai upaya dilakukan agar segala layanan informasi bisa diakses dengan cepat oleh masyarakat. “Dengan adanya keterbukaan seperti saat ini, masyarakat bisa ikut melihat, berpartisipasi, dan ikut mengawasi. Pada akhirnya terpenuhilah hak mereka sebagai warga negara,” tambah Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar, Budi Kusumarjoko.
Sekilas mengenai PPID Award, disampaikan oleh Ketua Komisi Informasi Jawa Timur Ketty Tri Setyorini. Ajang tahunan ini diselenggarakan untuk mengoptimalkan kinerja PPID di Jatim. Beberapa hal baru dilakukan demi menyempurnakan acara yang telah digelar tiga kali ini. Tahun ini, ada pembagian dan penambahan kategori baru. Saat ini, penghargaan untuk tingkat kabupaten sendiri, tingkat kota sendiri dan penghargaan untuk SKPD Provinsi juga ada sendiri. “Semua penilaian dengan instrumen yang jelas, independen, profesional, dan bebas KKN. Juri diambil dari berbagai unsur di antaranya akademisi, praktisi, dan media massa,” kata Ketty.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim, H. Syaifullah Yusuf yang membuka acara dimaksud menyatakan, penghargaan ini merupakan salah satu proses demokrasi yang harus kita lalui bersama. Sebab, era reformasi telah melahirkan komisi informasi yang mengedepankan keterbukaan. Sehingga, mempercepat rakyat memperoleh hak – haknya, utamanya terkait dengan segala layanan informasi yang dilakukan oleh pemerintah. Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur, wagub mengapresiasi kegiatan ini. “Penghargaan ini adalah contoh yang baik dari berbagai kelompok, berbagai lembaga yang ada di Jawa Timur,” pungkas Wagub Jatim mengakhiri sambutannya.